Inclusive living
adalah konsep hunian dan gaya hidup yang dirancang untuk merangkul semua individu tanpa memandang latar belakang, kondisi fisik, maupun identitas sosial mereka.
Berikut adalah poin utama dari konsep inclusive living:
Aksesibilitas Universal: Menyediakan lingkungan fisik yang ramah bagi semua orang, termasuk penyandang disabilitas dan lansia, melalui desain arsitektur yang meniadakan hambatan (misalnya ram, lift, dan ruang gerak yang luas).
Integrasi Sosial: Menciptakan komunitas di mana setiap orang merasa memiliki (sense of belonging) dan dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial tanpa adanya diskriminasi.
Kesetaraan Hak: Menjamin bahwa seluruh penghuni mendapatkan kesempatan dan perlakuan yang adil dalam mengakses fasilitas maupun proses pengambilan keputusan di lingkungan tempat tinggal.
Penerimaan Keberagaman: Menghargai perbedaan suku, agama, gender, hingga status ekonomi. Dalam konteks hunian modern, ini bisa mencakup perumahan yang ramah gender atau hunian berimbang yang mencampur berbagai lapisan ekonomi.
Kemandirian: Mendukung individu untuk hidup mandiri di tengah masyarakat, bukan di fasilitas yang terpisah atau terisolasi.
Source: Google AI